Replikasi DNA

Replikasi DNA (image from britannica.com)

Replikasi DNA (image from britannica.com)

Replikasi DNA terlihat sulit pada awalnya. Namun ketika anda sedikit berusaha mempelajarinya ternyata sangat simple dan mudah untuk di mengerti.

Agar lebih mudah dalam memahami artikel ini, sangat disarankan agar lebih dulu membaca Mengenal DNA Lebih Dekat (anatomi DNA).

Proses replikasi pertama kali di mulai ketika enzyme Helicase memutus ikatan kimia yang paling lemah diantara dua rantai polinukleotida. Untaian DNA diputus tepat di tengah memisahkan pasangan-pasangan basa. Rantai polinukleotida yang baru dipisahkan menjadi rantai tunggal akan menjadi rantai dasar (template) untuk membentuk dua untai rantai DNA baru.

Di dalam sel-sel nucleus, terdapat banyak nukleotida-nukleotida bebas. Basa-basanya akan berikatan dangan basa-basa yang ada di dalam rantai dasar (template), yang berdasarkan aturan Chargaff, akan berpasangan hanya dengan basa lain yang merupakan pasangannya (baca: Mengenal DNA Lebih Dekat ).

Misalnya,katakanlah di dalam rantai dasar(template) terdapat basa Guanine (G),maka basa Cytosinlah (C) yang terikat padanya. Proses terbentuknya ikatan basa-basa ini dibantu oleh enzyme yang disebut enzyme DNA Polymerase III. Enzyme ini hanya bekerja dari ujung 5’ ke ujung 3’ dari rantai DNA. Hal ini terjadi juga pada rantai dasar (template) yang lainnya. Hanya saja sedikit berbeda prosesnya dengan rantai dasar yang pertama.

Agar lebih mudah dalam memahami, coba simak video berikut.

Karena proses replikasi oleh enzyme polymerase III hanya berlangsung dari ujung 5’ ke ujung 3’, maka pada rantai dasar (template) ke dua dibutuhkan peran RNA primase yang membuat RNA Primer sebagai jembatan awal bagi enzyme polymerase III bekerja. Selanjutnya dengan bantuan DNA polymerase I  dan DNA ligase akan diperoleh sebuah rantai DNA baru dari rantai dasar (template) ke dua.

Proses ini terjadi berulang ribuan kali untuk menciptakan dua molekul DNA yang persis sama dengan molekul DNA asal. Sehingga saat mitosis terjadi, sel saudaranya akan menerima molekul DNA yang betul-betul sama.

Jika terjadi sesuatu yang salah dalam replikasi DNA, mutasi-pun terjadi. Kesalahan mutasi akan menyebabkan protein dalam DNA memiliki urutan asam amino yang salah, misalnya susunan basa yang berubah atau hilangnya basa tertentu.

Disarikan dari berbagai sumber.

, ,

3 Responses to Replikasi DNA

  1. rindi June 21, 2010 at 8:38 am #

    Hanya ingin menambahkan…. Replikasi DNA adalah suatu proses penggandaan DNA yang menggunakan beberapa enzim yang membantu proses ini. Enzim helikase salah satunya, enzim ini memotong ikatan hidrogen antara rantai polinukleotida yang akan akan merubah double strain menjadi single strain dan DNA akan segera dilakukan proses pengandaan DNA. Benar seperti yang telah dipaparkan bahwa jika terjadi kesalahan maka akan terjadi mutasi yang berefek kepada perubahan susunan asam amino dan fenotipe dari suatu makhlukhidup

    • yepyhardi June 28, 2010 at 10:11 pm #

      Halo Rindi… thanks atas comment dan infonya..

    • Wahyu Riyadi July 3, 2010 at 6:58 pm #

      makasih Rindi atas tambahan info-nya. Jadi semakin lengkap.

Leave a Reply