Home » electropherogram You are browsing entries tagged with “electropherogram”

PeakTrace; Meningkatkan Kualitas Electropherogram

PeakTrace; Meningkatkan Kualitas Electropherogram

Dalam tulisan terdahulu yang berjudul Troubleshooting Guide. ‘Keanehan-keanehan’ pada Electropherogram, kita bisa tahu bahwa tidak selamanya hasil pembacaan alat DNA sequencer kualitasnya baik. Nah, jika kebetulan electropherogram sampel kita jelek, jangan dulu frustasi, mungkin masih ada jalan keluar untuk meningkatkan kualitas electropherogram sehingga dapat terbaca dengan baik. Memang tidak semua electropherogram yang jelek bisa diselamatkan, [...]

May 25 2009 | Posted in BioInformatics, Biotechnology | Read More »

Interpretasi Electropherogram DNA Sequencing

Interpretasi Electropherogram DNA Sequencing

Teknologi DNA Sequencing yang umum digunakan saat ini adalah Dye-terminator sequencing, dimana output alat sequencer-nya adalah peak-peak yang terdiri atas 4 warna yang mewakili masing-masing nukleotida yaitu hijau untuk Adenine (A), merah untuk Thymine (T), biru untuk Cytosine (C) dan hitam untuk Guanine (G). Peak inilah yang dinamakan electropherogram. Electropherogram ini sudah diinterpretasikan (call) secara [...]

April 23 2009 | Posted in Biotechnology, DNA Sequencing | Read More »

Troubleshooting Guide. ‘Keanehan-keanehan’ pada Electropherogram

Troubleshooting Guide. ‘Keanehan-keanehan’ pada Electropherogram

Hasil analisa DNA sequencing idealnya terdiri atas peak-peak yang terbaca dengan jelas, memiliki baseline noise rendah, background yang tidak signifikan dan memiliki spasi antar peak yang merata. Namun pada kenyataannya terkadang electropherogram dari sampel kita jauh dari harapan dan mengandung banyak ‘keanehan-keanehan’. Apa saja keanehan yang sering terjadi dan mengapa bisa terjadi? Electropherogram hanya berisi [...]

April 21 2009 | Posted in Biotechnology, DNA Sequencing | Read More »