Archive for: energi

Pembangkit Listrik Tenaga Virus

Listrik dapat dihasilkan dari virus (image from engadget.com)


Jika selama ini kita mengenal virus sebagai makhluk yang menjadi sebab penyakit dan menyedot energi dari tubuh yang diserangnya, ternyata kini ia dapat digunakan untuk membuat suatu pembangkit listrik kecil bertenaga virus. Memang ini bukan pembangkit listrik besar setara PLTA, tetapi dengan adanya temuan para ilmuwan di Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley Departemen Energi AS ini akan memungkinkan kita mengisi kembali baterai handphone atau ipod kita sambil berjalan kaki tanpa pusing nyari-nyari colokan listrik.

+Continue Reading

Kenapa Minyak Masih Belum Tergantikan..?

minyakSejak krisis minyak di tahun 1970 menyadarkan akan bahaya ketergantungan bahan bakar fosil, para ahli kimia, teknik, fisika dan ahli lainnya telah mencoba menawarkan berbagai alternatif pemecahan masalah.

Dalam posting tempo hari tentang alternatif bahan bakar dari air laut, John Kanzius dengan alat RFG-nya telah berhasil membuat air laut dapat menyala dan terbakar. Sebetulnya, John Kanzius bukanlah yang orang pertama kali yang muncul dengan air sebagai bahan bakar potensial.

Pada tahun 2006, sebuah perusahaan di bidang air bersih memperkenalkan HTA (Hydrogen Technology Applications) disebut Aquygen, gas yang dibuat dari pemisahan hidrogen dari air melalui proses electrical shock (pemberian kejut listrik). Gas hidrogen ini jika dicampur dengan bensin biasa, akan menjadi bahan bakar yang lebih efisien dibanding bensin itu sendiri. Presiden HTA, Denny Klein, mengklaim bahwa campuran ini akan meningkatkan satu sampai satu setengah kali lipat serta mengurangi polusi.

Dengan menggandeng Ford, Klein membuat sebuah mobil hibrid pada tahun 1994. Mobil ini menggunakan listrik dari aki sebagai energi yang diperlukan untuk pemisahan hidrogen dari air. Gas hidrogen lalu dimasukkan ke dalam tangki bensin untuk di campur. Gas hidrogen yang dihasilkan dapat menjadi bahan bakar yang efisien, tapi juga bersifat sangat mudah menguap, sehingga berisiko besar untuk meledak.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah penemuan-penemuan ini dapat dijadikan sebagai alternatif bahan bakar minyak? Lantas mengapa sampai sekarang bahan bakar minyak masih tak tergantikan??

Hal ini karena walaupun RFG menghasilkan hidrogen yang dapat terbakar stabil, tapi jumlah energi yang dihasilkan masih lebih sedikit dari energi yang dibutuhkan untuk menyalakan RFG. Penemuan ini tidak berbeda dengan bila menggunakan listrik atau baterai untuk mendapatkan energi dalam bentuk lain, katakanlah panas, seperti pada kompor listrik. Bahkan beberapa ahli beranggapan bahwa penemuan seperti Aquygen dan RFG sebagai suatu pengetahuan tak berguna.

Sumber energi adalah sesuatu yang menghasilkan energi yang lebih besar dari energi yang digunakan dalam proses. Sekali anda menemukan bagaimana dari sedikit energi dapat dihasilkan energi dengan jumlah yang lebih besar, maka pencarian dan kebuntuan selama ini akan menjadi terang. Ini seperti alkemi, pencarian untuk merubah logam biasa menjadi emas. Sampai dengan masalah perbandingan energi input dan output ini bisa di atasi, jika betul bisa, penemuan kanzius tidak lebih hanya sebatas penemuan yang menarik.

Tapi satu hal yang membesarkan hati adalah eksperimen para ahli kimia dari Penn State University dengan RFG, yang menemukan bahwa ternyata proses kanzius menghasilkan jumlah energi panas yang berbeda jika konsentrasi garam dalam air laut berbeda.Harapan lainnya adalah proses tersebut sebetulnya tidak hanya terjadi pada air laut, ini juga dapat terjadi pada air tawar yang ditambahkan garam.

Penemuan RFG juga dapat dipertimbangkan untuk aplikasi lain. Untuk mengatasi masalah kehausan global, mengatasi krisis energi, dan penyembuh kanker.

sumber:

Bulu Ayam dan Bahan Bakar Hidrogen

bulu ayam2Salah satu kandidat utama pengganti minyak bumi sebagai sumber energi adalah Hidrogen. Meskipun cara dan metode untuk memproduksi gas Hidrogen sudah banyak ditemukan dan dikembangkan, dimana salah satunya adalah memproduksi gas hidrogen dari air laut, namun kesulitan lain yang juga menjadi kendala adalah masalah penyimpanannya.

Hidrogen sulit disimpan secara aman karena sifatnya yang mudah meledak. Maka para ilmuan mencari cara yang dapat  menyimpan dan  menstabilkan hidrogen melalui interaksi ikatan yang tidak terlalu kuat.

Dalam usaha pemecahan masalah tersebut, telah dikembangkan berbagai material berteknologi tinggi, salah satunya adalah karbon nano-tubes. Namun dari semua high-tech solution yang ditawarkan, tidak satupun yang mampu memenuhi syarat yang dibutuhkan sebagai penyimpan gas Hidrogen, yaitu harus ekonomis dan ramah lingkungan. Terutama bila Hidrogen digunakan sebagai bahan bakar mobil dan motor yang digunakan untuk keperluan harian. Sangat penting menemukan material yang murah dan ramah lingkungan sebagai adsorbent hidrogen dalam sel bahan bakar mobil.

Richard Wool bersama teamnya dari para University of Delaware telah berhasil menemukan material yang mampu mengatasi kesulitan penyimpanan Hidrogen. Anda mungkin akan heran mengetahui apa material tersebut. Material tersebut adalah bulu ayam. Ya.. bulu ayam..!

Bulu ayam dapat berkompetisi dengan teknologi high-tech seperti serat karbon nano-tubes dan metal hybride. Bulu ayam dipanaskan melalui proses pyrolysis hingga mencapai suhu 400ºC tanpa membakarnya. Proses ini menghasilkan serat karbon porous yang stabil, yang dapat menyimpan Hidrogen dengan kapasitas yang cukup besar, juga ekonomis, murah, mudah didapat, dan yang terpenting adalah ramah lingkungan.

Ketika keratin sebagai penyusun utama bulu ayam dipanaskan, microtube karbon terbentuk bersama dengan dinding nanoporous. Luas permukaan spesifiknya-pun meningkat sampai 450 m2/g dengan terbentuknya micropore yang mampu meng-adsorp hidrogen lebih banyak.

Anda bisa saja menggunakan teknologi canggih karbon nano-tubes jika ingin pergi ke bulan. Namun jika anda hanya ingin pergi ke toko di pasar terdekat, anda memerlukan sesuatu yang lebih murah. Dan bulu ayam bisa menjadi solusinya..

10 Kiat Agar Tetap Energik

Stay EnergizedHmm… Apa yang terjadi pada Anda setiap jam 3 sore di kantor? Pikiran mumet, badan lelah, mata mengantuk, menguap berkali-kali dan pikiran sudah tertuju pada kasur empuk di rumah? Memang akibat kerja sedari pagi membuat energi kita terkuras, tapi normalkah itu? Mengapa orang lain ada yang masih segar dan tetap semangat bekerja? Bisakah kita merasa fit seharian seperti pemeran iklan suplemen energi dan stamina di TV? Tentu saja bisa, bahkan tanpa harus mengkonsumsi suplemen ini itu. Cobalah 10 tips yang diberikan oleh para ahli fitness, tidur, nutrisi, psikologi dan pengobatan alternatif berikut ini agar Anda tidak ‘lowbat’ alias gampang soak bin lelah.

1. Dapatkan cahaya yang cukup

Dapatkan cahaya yang tepat dan Anda akan mendapatkan energi yang cukup banyak. Tapi masalahnya banyak rumah atau ruang kantor yang tidak memperhatikan asupan cahaya matahari, umumnya hanya mengandalkan cahaya lampu saja. Padahal cahaya matahari mengandung cahaya biru dengan panjang gelombang pendek pengaktif otak. Menurut Mariana Figueiro, asisten profesor di Pusat Riset Pencahayaan pada Institut Politeknik Rensselaer di Troy, New York, ritme jam biologis manusia lebih sensitif terhadap cahaya biru dibanding cahaya lainnya. Untuk memperoleh manfaat cahaya biru penambah energi tersebut, bukalah tirai jendela rumah sesaat setelah bangun pagi dan biarkan cahaya matahari masuk, atau jalanlah setiap pagi selama kira-kira 30 menit. Sewaktu bekerja di siang hari sebisa mungkin usahakanlah pergi ke luar kantor, jangan hanya mengurung diri di dalam ruangan. Jika ruang kantor Anda minim akan cahaya matahari, bantulah dengan menggunakan bola lampu bercahaya alami/natural, atau lebih baik lagi yang memiliki teknologi cahaya biru.

2. Makan makanan yang mengandung protein

Para ahli berpendapat, makanan berprotein dapat meningkatkan kewaspadaan mental dan energi. Protein mengandung tyrosine, sebuah asam amino yang meningkatkan senyawa kimia otak yaitu dopamine dan norepinephrine. Senyawa tersebut meningkatkan kepuasan juga. Memakan protein nabati atau hewani –sebutir telur atau sereal berprotein tinggi untuk sarapan, 10 butir kacang almond menjelang siang, secangkir yogurt rendah gula di siang hari– maka stamina Anda akan stabil.

3. Ulurkan tangan Anda untuk kebaikan

Riset memperlihatkan bahwa Anda akan mendapatkan serbuan endorphin yang dapat bertahan selama berjam-jam ketika Anda berbuat kebaikan secara sukarela. Tidak perlu jauh-jauh, cobalah perhatikan sekitar Anda, mungkin ada tetangga Anda yang kekurangan makanan bergizi atau anak-anak yang ingin memiliki mainan. Sering-seringlah bergaul dengan lingkungan Anda, tak perlu sungkan-sungkan untuk memberikan makan siang untuk para penyapu jalan misalnya. Ketika Anda berbuat kebaikan Anda akan merasa hidup Anda terisi kembali.

4. Tarik nafas dalam-dalam — lebih sering

Saat kita bergerak, oksigen dikirimkan ke seluruh sel tubuh melalui aliran darah untuk menyegarkan sel. Untuk itu para ahli diet dan fitness berpendapat bahwa olah raga harus diatur jenis dan waktunya agar memaksimalkan pemasukan oksigen. Pagi-pagi bolehlah diisi dengan angkat beban, berlatih dengan exercise ball , atau yoga selama lima menit saja. Lalu sekembalinya dari makan siang jangan pakai lift untuk kembali ke ruangan Anda, gunakan tangga (itupun kalau kantor Anda ada di lantai atas dan ada lift). Kecuali kalau mesti naik ke lantai 20 ya jangan paksakan naik tangga semua, kombinasikan misalnya 5 lantai naik tangga dan sisanya pakai lift, atau sebaliknya, terserah Anda lah. Sehabis makan malam bisa juga jogging ringan. Agar olah raga cardio Anda lebih ‘nendang’, tarik nafas dalam-dalam pada satu atau menit pertama. Tarik nafas melalui perut, kemudian hembuskan perlahan-lahan, sambil membayangkan Anda menarik pusar ke arah punggung.

5. Teh putih

Teh putih bisa juga menambah energi Anda, dengan rasa yang lembut dan membutuhkan sedikit pemanis saja. Karena menurut peneliti manfaat teh, teh putih lah yang paling sedikit mengalami pemrosesan. Teh putih mengandung L-theanine dengan konsentrasi paling tinggi, sebuah asam amino yang menurut riset terkini dapat menstimulasi gelombang otak alfa untuk meningkatkan kewaspadaan namun menghasilkan efek tenang. Dan karena secangkir teh putih ini mengandung lebih sedikit kafein (15 mg) dibanding teh-teh lainnya (sampai 50 mg) dan kopi (120 mg), sehingga ia lebih bersifat hidrasi, kata kunci lainnya untuk mendukung energi.

6. Jangan Terpaku Rutinitas

Ubahlah rutinitas Anda selama 15 menit setiap kalinya untuk meningkatkan energi Anda. Ambillah rute perjalanan yang lain dari biasanya, cicipi jenis masakan baru, berkebun selama beberapa menit atau ambil pensil dan menggambar. Seperti seorang bayi yang selalu mencoba hal-hal baru. Mulailah dari hal-hal kecil, langsung mengubah sesuatu yang besar secara drastis hanya akan menambah tumpukan stress. Anggaplah hal-hal kecil ini sebagai kesempatan untuk memperbarui diri, buka sebagai tugas yang membebani Anda.

7. Pijatan

Dapatkah energi Anda terhalangi? Terapi-terapi seperti akupuntur dan Reiki (suatu teknik pemijatan ala Jepang) dapat membantu. Terapi seperti ini dapat menyingkirkan penghalang yang membuat problem-problem emosional dan fisik pada tubuh kita. Ketika penghambat itu hilang maka otomatis energi akan mengalir. Faktanya –seperti yang diungkap oleh New Scientist– bahwa akupuntur dapat mengurangi kelelahan pada pasien-pasien kanker. Kalau 30-an menit akupuntur dirasa terlalu lama, cobalah akupressur mandiri. Menurut para ahli ada korelasi positif antara akupressur dan peningkatan kewaspadaan. Caranya: Gosoklah otot antara ibu jari dan telunjuk Anda selama tiga sampai lima menit; mestinya Anda merasakan sedikit nyeri, namun kemudian Anda akan merasakan suatu sensasi yang nikmat.

8. Menjauhlah dari teknologi barang sekejap

Ketergantungan terhadap barang elektronik membuat kita selalu merasa sedang sibuk. Adrenalin Anda akan terpicu setiap kali ponsel berdering atau ada email masuk. Padahal hidup penuh adrenalis bisa membuat Anda lelah. Riset menunjukkan bahwa ponsel khususnya dapat menambah stress pada wanita. Meskipun pria dan wanita sama-sama merasa bahwa ponsel membuat kekhawatiran akan urusan pekerjaan mempengaruhi kehidupan mereka di rumah, tapi hanya wanita yang merasakan efek sebaliknya, urusan rumah bisa terbawa ke kantor. Solusinya: Buatlah batas yang jelas antara urusan kantor dan rumah. Sehingga perhatian kita tidak selalu terbagi. Bebaskan diri Anda setidaknya satu jam sehari dari alat-alat elektronik. Kesempatan untuk ‘check-in’ dan terhubung dengan diri sendiri membuat Anda berenergi kembali.

9. Meditasi kilat

Meditasi kilat sangat cocok bagi Anda yang super sibuk. Meditasi saat break singkat, cukup tiga menit saja, dapat menambah kewaspadaan dan perhatian, tune-up kecil-kecilan. Meditasi di sini hanya sekedar menyingkir sementara dari kesibukan, mencari tempat yang tenang dan rileks sejenak. Para ahli merekomendasikan meditasi pada pagi hari sebelum memulai hari dan siang hari sebelum sindrom jam 3 menyerang. Carilah tempat sepi (bahkan di kamar mandi sekalipun) dan fokuskan mental Anda pada sebuah gambaran yang membuat Anda nyaman: lautan, bunga, matahari, kucing kesayangan; pertahankan gambaran tersebut dalam fikiran Anda sambil menghirup nafas dalam-dalam (kira-kira 10 detik untuk setiap hirupan dan hembusan). Dengan sedikit berlatih, Anda akan menjadi lebih mahir dalam menjaga fokus dan dapat menambah frekuensi meditasi kilat ini bilamana diperlukan.

10. Higieniskan tidur Anda

Kata yang populer dalam ilmu tidur dewasa ini adalah “tidur yang higienis”, yang membantu Anda menciptakan atmosfir yang sangat nyaman untuk beristirahat, sehingga Anda akan tidur nyenyak dan bangun dalam keadaan ‘baterai’ penuh tanpa perlu bantuan pil tidur. Tiga rahasia tidur yang baik Tidur yang higienis biasanya mencakup 3 hal:

  • gelap-totalkan kamar tidur Anda
  • atur suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin, moderat saja, dan
  • gunakan suara lembut untuk membantu Anda terlelap (suara kipas angin/AC atau musik lembut).

Sumber: HEALTH Magazine

Air Laut; Bahan Bakar Alternatif

beachSuatu saat nanti, mungkin akan melihat banyak anjing laut yang mengelilingi stasiun pengisian bahan bakar. Itu karena bukan aroma bensin, melainkan justru aroma pantai yang lebih terasa di SPBU.

John Kanzius, 63 tahun, telah berhasil menciptakan alternatif bahan bakar dari air laut. Secara kebetulan, teknisi broadcast ini menemukan sesuatu yang menakjubkan. Pada kondisi yang tepat, air laut dapat menyala dengan temperatur yang luar biasa. Dengan sedikit modifikasi, tidak menutup kemungkinan di masa depan, ini dapat di jadikan sebagai alternatif bahan bakar untuk kendaraan bermotor.

Perjalanan Kanzius menjadi inspirasi yang mengejutkan bermula ketika dia di diagnosis menderita leukimia pada tahun 2003. Dihadapkan dengan treatment kemoterapi yang melelahkan, dia memilih mencoba untuk menemukan alternatif yang lebih baik dalam menghancurkan sel-sel kanker. Kemudian di muncul dengan alat Radio Frequency Generator (RFG), sebuah mesin yang menghasilkan gelombang radio dan memancarkannya ke suatu area tertentu. Kanzius menggunakan RFG untuk memanaskan pertikel metal kecil yang dimasukkan ke dalam tumor, menghancurkan sel tumor tanpa merusak sel yang normal.

Tetapi, apa hubungannya antara kanker dengan bahan bakar air laut??

Selama percobaannya dengan RFG, dia menemukan bahwa RFG dapat menyebabkan air yang berada di sekitar test tube mengembun. Jika RFG dapat menyebabkan air mengembun, seharusnya ini dapat juga untuk memisahkan garam dari air laut. Mungkin, ini dapat digunakan untuk men-desalinitasi air laut. Sebuah peribahasa tua tentang laut, “air, air dimana-mana, dan tidak satu tetespun dapat diminum”.

Beberapa negara mengalami kekeringan dan sebagian besar rakyatnya menderita kehausan, padahal 70% bumi adalah samudera yang notabene adalah air. Suatu metode yang efektif untuk menghilangkan garam dari air laut dapat menyelamatkan tak terhitung nyawa. Maka tidaklah heran jika Kanzius mencoba alat RFG-nya untuk tujuan desalinitasi air laut.

Pada test pertamanya, dia melihat efek samping yang mengejutkan. Ketika dia arahkan RFG-nya pada tabung yang berisi air laut, air itupun seperti mendidih. Kanzius lalu melakukan test kembali. Saat ini dengan kertas tisue yang terbakar dan menyentuhkannya ke dalam air laut yang sedang di tembak oleh RFG. Dia sangat terkejut, air laut dalam tabung terbakar dan tetap menyala sementara RFG dinyalakan.

Awalnya berita tentang eksperiment ini dianggap suatu kebohongan, tapi setelah para ahli kimia dari Penn State University melakukan percobaan ini, ternyata hal ini memang benar. RFG dapat membakar air laut. Nyala api dapat mencapai 3000 derajat Fanrenheit dan terbakar selama RFG dinyalakan.

Lalu bagaimanakah air laut dapat terbakar? Dan kenapa jika puntung rokok di lemparkan ke dalam laut tidak menyebabkan bumi meledak?

Ini semua berhubungan dengan hidrogen. Dalam keadaan normal, air laut mempunyai komposisi Sodium chloride (garam) dan Hidrogen, oksigen (air) yang stabil. Gelombang radio dari RFG milik Kanzius mengacaukan kestabilan itu, memutuskan ikatan kimia yang terdapat dalam air laut. Hal ini melepaskan molekul hidrogen yang mudah menguap, dan panas yang keluar dari RFG memicu dan membakarnya dengan cepat.

Jadi akankah di masa depan nanti mobil atau motor memakai air laut daripada bensin??

Dunia sudah tidak perlu khawatir lagi dengan krisis energi.

Bravo ilmu pengetahuan..!!!

x