
XX Chromosome (image from nature.com)
Antonius Suwanto, Ph.D.
Guru Besar Rekayasa Genetika
Institut Pertanian Bogor
Secara biologi, karakteristik seksual utama manusia laki-laki ditandai dengan adanya testis; atau dengan adanya ovari pada manusia perempuan. Karakteristik seksual sekunder seperti adanya penis pada laki-laki, dan vagina pada perempuan merupakan akibat dari adanya testis atau ovari.
Pembentukan testis atau ovari dimulai sejak bayi dalam kandungan dari suatu jaringan yang disebut bipotential gonad. Jaringan ini dapat berkembang menjadi testis atau ovari bergantung dari ada atau tidaknya ekspresi gen penyandi testis determining factor (TDF) atau sex determining region on Y chromosome (sry). Jadi gen sry ini terdapat pada kromosom Y. Oleh karena itu, pada individu yang mempunyai kromosom XY akan terbentuk testis sedangkan pada individu XX terbentuk ovari. +Continue Reading
Istilah pencarian terpopuler untuk artikel ini:

Virus vs Bacteria (Image from cdn-www.cracked.com)
Ternyata sistem imun tidak hanya milik makhluk hidup tingkat tinggi seperti manusia dan hewan, bakteri pun memilikinya. Sistem imun pada bakteri bahkan diperkirakan merupakan sistem imun alami paling primitif di dunia ini. Bagaimana proses yang terjadi sehingga bakteri bisa memiliki sistem imun sehingga dapat tahan antibiotik dan zat kimia tertentu? Mari kita simak hasil penelitian Prof. Thomas Wood dari Departemen Artie McFerrin Kimia Teknik Texas A&M University yang dimuat di situs ScienceDaily. +Continue Reading
Istilah pencarian terpopuler untuk artikel ini:
Siapapun yang berkecimpung dalam dunia genetik pasti mengenal dan pernah berurusan dengan GenBank, bahkan tak berlebihan jika GenBank disebut sebagai referensi utama mereka. Sebenarnya bank macam apakah GenBank itu?
Bank ini adalah database sekuen genetik, semua sekuen DNA teranotasi dan tranlasinya yang dipublikasikan di seluruh dunia ada di sini. Data pada GenBank selalu bertambah setiap saat. GenBank dikelola oleh NIH (National Institute of Health) pemerintah Amerika, dan merupakan bagian dari Kolaborasi Database Sekuen Nukleotida Internasional yang terdiri atas DNA DataBank of Japan (DDBJ), European Molecular Biology Laboratory (EMBL), dan GenBank sendiri di National Center for Biotechnology Information (NCBI). Ketiga organisasi ini selalu bertukar data setiap hari agar semua datanya selalu ter-update.
+Continue Reading
Istilah pencarian terpopuler untuk artikel ini: